SG Finance kembali mengukir kinerja positif di penghujung tahun, dengan meraih penghargaan bergengsi pada ajang Pertemuan Anggota dan Apresiasi APPI 2025, di The Raffles Hotel, Jakarta Selatan, Rabu (3/12/2025).

Dalam gelaran tersebut, SG Finance berhasil meraih penghargaan sebagai Juara Pertama Perusahaan Pembiayaan Terbaik APPI Tahun 2025 untuk kategori Perusahaan Pembiayaan dengan Aset di Bawah Rp5 Triliun, serta masuk dalam daftar Lima Perusahaan Pembiayaan Terbaik Tahun 2025 untuk Aset di Bawah Rp5 Triliun.

Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas kinerja perusahaan yang konsisten, penerapan tata kelola yang baik, serta kontribusi SG Finance dalam mendukung pertumbuhan industri pembiayaan nasional.

Penilaian didasarkan pada indikator utama yaitu kepatuhan, laba dan pertumbuhan, rasio profitabilitas dan rasio efisiensi operasional, serta persepsi pasar.

Prestasi Tiga Tahun Berturut-turut

Performa gemilang ini sekaligus menjadi bukti pengakuan atas kinerja SG Finance, setelah sebelumnya secara berturut-turut meraih Juara 1 Perusahaan Pembiayaan Terbaik tahun 2023 untuk kategori Aset di Bawah Rp1 Triliun, dan Juara 2 Perusahaan Pembiayaan Terbaik tahun 2024 untuk kategori Aset di Bawah Rp5 Triliun.

Hal tersebut membuktikan bahwa SG Finance merupakan salah satu perusahaan pembiayaan yang berkomitmen, dalam meningkatkan pertumbuhan kinerja secara konsisten dan sehat. 

Dengan demikian, penghargaan ini juga menandai kuatnya kepercayaan industri terhadap kinerja dan tata kelola perusahaan. 

Motivasi untuk Memperkuat Inovasi

Pengakuan dari APPI melalui penghargaan ini memberikan dorongan baru bagi SG Finance untuk terus meningkatkan performanya. 

Manajemen SG Finance menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat inovasi, serta menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan dan berkelanjutan bagi mitra bisnis maupun masyarakat.

Capaian ini semakin memperkuat komitmen SG Finance untuk mempertahankan momentum pertumbuhannya secara sehat, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Prestasi ini juga diharapkan mampu mendorong standar industri pembiayaan secara menyeluruh, dengan fokus pada inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan. 

SG Finance kini semakin percaya diri untuk menghadapi tantangan industri sekaligus menciptakan peluang baru yang lebih besar.

Share to

Hiruk-pikuk Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2025, menjadi saksi bagaimana MCI Renewables menapaki panggung industri energi bersih dengan langkah yang semakin mantap.

Selama tiga hari penyelenggaraan, booth MCI Renewables tak sekadar menjadi ruang pamer, tetapi juga titik temu, forum dialog, dan peluang kolaborasi.

Pesan Kuat Sejak Hari Pertama

MCI Renewables mencoba menghadirkan pesan kuat akan pentingnya panas bumi, sebagai solusi jangka panjang transisi energi Indonesia.

Sejak sesi pembukaan, atmosfer di booth MCI Renewables terasa hidup dengan kehadiran para pemangku kepentingan dari pemerintah, pengembang, investor, hingga akademisi.

Beberapa perwakilan PLN menyempatkan hadir untuk menjalin diskusi, dan bertukar perspektif mengenai arah kebijakan, serta strategi percepatan pemanfaatan potensi geothermal nasional.

Baca juga: MCI Perkuat Eksistensi dengan Menjadi Peserta IIGCE 2025

Capaian Strategis di Hari Kedua

Hari kedua menjadi salah satu momen penting bagi MCI Renewables, yaitu saat delegasi dari Mitsui & Co. Ltd., menyambangi booth kami untuk mengenal lebih dekat visi dan portfolio perusahaan.

Perwakilan Mitsui melakukan diskusi langsung dengan jajaran manajemen MCI Renewables, dan membahas potensi kolaborasi, peluang investasi, serta perkembangan terbaru industri geothermal di Indonesia. 

Percakapan yang terjalin mencerminkan minat global terhadap pengembangan panas bumi di Indonesia, sebuah sinyal bahwa sektor ini kian dilirik sebagai peluang strategis.

Baca juga: MCI Renewables Sambut Kunjungan Mitsui di Hari Kedua IIGCE 2025

Menutup dengan Semangat Optimisme

Memasuki hari terakhir, suasana reflektif yang berpadu dengan optimisme terasa di booth. Rangkaian pertemuan dan pertukaran gagasan yang terbentuk selama IIGCE 2025 meninggalkan kesan mendalam.

Bagi MCI Renewables, acara ini bukan garis akhir, melainkan awal dari perjalanan kolaboratif yang lebih luas dalam mendukung masa depan energi Indonesia. 

Keikutsertaan ini jelas bukan hanya untuk memperkenalkan visi dan portfolio perusahaan, tetapi tentu untuk membangun jejaring, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta menegaskan komitmen dalam realisasi proyek-proyek geothermal di Indonesia. 

Baca juga: MCI Renewables Tutup Hari Ketiga IIGCE 2025 dengan Optimisme Kolaborasi

Share to

Kami dengan bangga mengumumkan bahwa, salah satu sub-holding kami, MCI Renewables, resmi tergabung sebagai anggota Asosiasi Panasbumi Indonesia (API – INAGA).

Keanggotaan ini menandai langkah strategis MCI Renewables dalam memperkuat peran serta di industri energi terbarukan, khususnya sektor panas bumi.

API-INAGA merupakan organisasi yang mewadahi para pelaku panas bumi di Indonesia, mulai dari pengembang, penyedia teknologi, konsultan, hingga akademisi.

Dengan kiprah lebih dari 40 tahun, asosiasi ini berperan aktif dalam mendorong pemanfaatan potensi panas bumi Indonesia yang mencapai lebih dari 23,9 GW.

Melalui API-INAGA, MCI Renewables mendapatkan ruang kolaborasi yang lebih luas dengan para pemangku kepentingan baik pemerintah, akademisi, dan komunitas energi panas bumi.

Hal ini juga membuka peluang bagi MCI Renewables untuk turut berkontribusi dalam penyusunan kebijakan, pertukaran pengetahuan, serta percepatan pengembangan energi panas bumi di Indonesia.

Bagi kami, bergabung dengan API-INAGA adalah wujud komitmen untuk mendukung transisi energi nasional menuju sumber daya yang lebih berkelanjutan.

Kami percaya melalui dukungan jejaring yang kuat, MCI Renewables optimis dapat mempercepat realisasi proyek-proyek geothermal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan, serta perekonomian nasional.

Share to

Harmand kembali melaksanakan tradisi qurban dalam rangka memperingati Iduladha 1446 H / 2025 M, sekaligus sebagai bentuk syukur dan kepedulian sosial.

Kegiatan pemotongan hewan qurban berupa 1 ekor kambing ini dilaksanakan langsung di area Cipondoh, Tangerang, dengan melibatkan para pegawai Harmand dan perwakilan dari masjid sekitar.

Prosesi qurban dijalankan secara sederhana namun khidmat, mencerminkan nilai keikhlasan dan kebersamaan yang menjadi semangat utama dalam perayaan Iduladha.

Daging hasil qurban kemudian didistribusikan kepada warga sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalin hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar.

Selain menjadi momen spiritual dan sosial, pelaksanaan qurban ini juga bertepatan dengan dimulainya project terbaru Harmand, yang dijadwalkan mulai pada akhir Juni 2025.

Kehadiran kegiatan qurban ini sekaligus menjadi penanda langkah awal yang penuh harapan bagi keberhasilan proyek yang akan dijalankan.

Melalui kegiatan seperti ini, PT Harmand Intimarin Indonesia berharap nilai-nilai kebersamaan, syukur, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh seiring perjalanan perusahaan.

Share to

SG Finance kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan masuk dalam “Rating 130 Multifinance Versi Infobank 2025”, berkat capaian gemilang mereka di sepanjang tahun 2024.

Berkat penghargaan itu, kini SG Finance menyandang predikat “sangat bagus” selama 10 tahun berturut-turut. Sebuah pengakuan yang tak hanya mencerminkan kekuatan fundamental perusahaan, tetapi juga membuktikan konsistensinya dalam menjaga performa unggul.

Pencapaian itu tak lepas dari kinerja keuangan SG Finance yang luar biasa di tengah tantangan ekonomi yang penuh dinamika. Mereka mampu menutup 2024 dengan pertumbuhan yang signifikan di berbagai indikator utama.

SG Finance dinilai sangat tangguh dalam aspek pertumbuhan ataupun rasio keuangan yang menjadi parameter utama dalam penilaian rating, dengan total skor 96,31%.

Selain itu, mereka juga mencatat lonjakan pembiayaan sebesar 28,56% dari Rp1,20 triliun menjadi Rp1,55 triliun di tahun 2023. Angka tersebut jauh melampaui pertumbuhan industri multifinance yang hanya 6,9%.

Prospek Bisnis 2025

Optimisme perusahaan terhadap prospek bisnis di 2025 pun tetap tinggi. SG Finance menargetkan pertumbuhan yang seimbang melalui strategi rebalancing portofolio pembiayaan, dengan dasar kinerja solid tahun sebelumnya.

Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah menggenjot pembiayaan modal kerja berbasis anjak piutang (factoring) yang sudah digarap sejak tiga tahun terakhir.

Kendati factoring terus ditingkatkan, SG Finance tetap menjaga keseimbangan dengan memperkuat pembiayaan finance lease, produk utama yang selama ini menopang kinerja perusahaan.

SG Finance menargetkan penguatan posisinya di sektor pembiayaan alat berat dan kendaraan, dengan fokus utama pada sektor pertambangan.

Visi Jangka Panjang

Evelyn Halim selaku Direktur Utama mengungkapkan bahwa perusahaan telah memetakan visi jangka panjang, yaitu menjadikan SG Finance sebagai perusahaan pembiayaan dengan aset di atas Rp5 triliun.

Upaya ini akan didukung oleh perluasan jaringan usaha di luar Jakarta serta peningkatan green financing sebagai respons terhadap tren global dan kebutuhan keberlanjutan (sustainability).

Penerapan prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) menjadi salah satu nilai yang mulai diinternalisasi SG Finance dalam rencana strategisnya.

Karena itu, tak berlebihan jika keberhasilan ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari Infobank, yang setiap tahun menilai ratusan perusahaan pembiayaan berdasarkan kinerja keuangan mereka melalui rating multifinance.

Predikat “sangat bagus” yang kembali diraih SG Finance dalam rating multifinance kali ini, menjadi bukti konkret bahwa perusahaan ini tak hanya mampu bertahan, tetapi juga tumbuh agresif dan sehat dalam ekosistem bisnis yang penuh persaingan.

Konsistensi inilah yang menjadi kunci kepercayaan dari nasabah, mitra bisnis, hingga lembaga keuangan.

Share to

Sebagai bentuk rasa syukur atas kehadiran MCI Veronica, sebuah acara syukuran diselenggarakan pada 19 Februari 2025.

Kegiatan ini menjadi momen penting bagi seluruh tim untuk merayakan langkah awal kapal ini dalam mendukung operasional MCI Shipping.

Acara dimulai dengan opening ceremony oleh team vessel sebagai simbol dimulainya perjalanan MCI Veronica.

Seluruh kru kapal berkumpul untuk menyaksikan momen tersebut dengan penuh antusiasme, menandai awal operasional kapal dengan harapan kesuksesan dan keselamatan di setiap pelayarannya.

Setelah acara pembukaan, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Capt. Tommy Soselisa selaku Master Kapal, yang menyampaikan harapannya agar MCI Veronica dapat beroperasi dengan lancar dan memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan.

Sambutan juga diberikan oleh Capt. Pieter Uktolseja selaku Crew & QHSE Dev Head yang menjadi perwakilan kantor Jakarta, serta Capt. Yanni Richard selaku Branch manager sebagai perwakilan kantor Banjarmasin. 

Melalui kesempatan ini, mereka menegaskan komitmen untuk terus mendukung operasional kapal serta menjaga sinergi antara tim darat dan tim laut dalam mencapai visi bersama. 

Sebagai puncak acara, dilakukan prosesi potong tumpeng, sebuah tradisi yang melambangkan rasa syukur dan doa agar perjalanan MCI Veronica selalu diberkahi.

Tumpeng yang telah dipotong kemudian dibagikan kepada seluruh peserta sebagai bentuk kebersamaan dan harapan baik untuk masa depan.

Acara diakhiri dengan makan bersama, di mana seluruh kru dan tim menikmati hidangan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Momen ini menjadi simbol kuatnya kebersamaan dan kerja sama dalam menghadapi tantangan ke depan.

Syukuran MCI Veronica bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga awal dari perjalanan panjang yang penuh tantangan dan peluang.

Seluruh tim optimis bahwa kapal ini akan menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan MCI Shipping di masa depan.

Share to

CPB menyelenggarakan rapat kerja tahunan yang tidak hanya berfokus pada evaluasi dan rencana kerja, tetapi juga kebersamaan tim. 

Mengusung tema, “Time to Shine Brighter, Aim Higher, and Move Forward Together,” kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, pada 15 – 17 Januari 2025 di Rattan Inn, Banjarmasin.

Evaluasi dan Penyusunan Strategi Operasional

Dua hari pertama kegiatan difokuskan pada review kinerja dan penyusunan strategi operasional tahun mendatang.

Sesi ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari evaluasi operasional, keselamatan kerja, perencanaan program Plant & SCM, hingga strategi pengelolaan tambang dan perawatan peralatan.

Salah satu highlight dalam diskusi adalah pemaparan milestone Bhineka dan Bintang Project, yang dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen Key Performance Indicator (KPI) sebagai landasan utama dalam target perusahaan.

Memperkuat Komitmen antar Anak Perusahaan

Selain memperkuat strategi operasional, CPB juga melaksanakan agenda untuk memperkuat kerja sama dengan anak perusahaan di bawah naungan MCI Group.

Seperti penandatanganan Joint Sign-Off (JSO) Parameter antara CPB dan BMB, sebagai bentuk komitmen kerja sama yang semakin kuat.

Ada juga sesi sharing dengan LGMG, untuk memberikan wawasan tambahan terkait pengembangan teknologi dan peralatan yang dapat menunjang efisiensi operasional.

Team-building untuk Memperkuat Kekompakan

Usai dua hari penuh diskusi strategis, hari ketiga diisi dengan aktivitas team-building yang bertujuan untuk meningkatkan kekompakan peserta.

Berbagai permainan dan tantangan tim dirancang untuk melatih komunikasi, kepercayaan, dan memperkuat kerja sama.

Aktivitas ini dibuat agar peserta tidak hanya menikmati keseruan acara, tetapi juga memperoleh pengalaman yang memperkuat sinergi dalam tim.

Suasana penuh tawa mengiringi kegiatan hari itu, yang menjadi bukti bahwa semangat kerja yang kuat harus diimbangi dengan hubungan yang solid.

Melalui kegiatan ini, CPB berharap untuk menyambut rencana dan visi yang lebih baik di masa mendatang.

   

Share to

Kolaborasi yang terjalin di MCI bukan hanya dilakukan antar rekan kerja, tetapi juga bentuk dukungan antar anak perusahaan.

CPB menerima serah terima unit LGMG dalam acara peresmian yang berlangsung penuh dengan optimisme, pada 11 Februari 2025.

Penambahan armada unit ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan produktivitas operasional, khususnya dalam mendukung kegiatan pertambangan yang dikelola CPB di PIT Bhineka.

Mesin LGMG dikenal dengan ketangguhan dan efisiensinya, yang diharapkan dapat membantu operasional CPB dalam mencapai target yang lebih optimal.

Selain sebagai peningkatan aset operasional, acara serah terima ini juga menjadi simbol kerja sama yang erat antara CPB dan LGMG. 

Kolaborasi ini diharapkan terus berkembang untuk mendukung kelancaran proses operasional, serta menjawab tantangan industri pertambangan yang semakin dinamis.

Berkat penambahan mesin dari LGMG, CPB semakin optimis dalam menghadapi tantangan operasional dan mencapai target produksi yang telah ditetapkan.

Langkah ini juga memperkuat sistem komitmen perusahaan dalam menggunakan teknologi yang andal, efisien, dan berkelanjutan.

 

Share to

Pada 11 Februari 2025, momen bersejarah tercipta dengan dilaksanakannya First Cut di PIT Bhineka (Blok 3 Binuang), yang menandai dimulainya operasional tambang baru dengan CPB sebagai kontraktor utama BMB Blok Tiga.

First Cut merupakan tahapan penting dalam industri pertambangan, di mana proses pembukaan lahan pertama kali dilakukan sebelum masuk ke tahap produksi yang lebih besar.

Sebagai mitra strategis BMB, CPB dipercaya untuk menangani operasional tambang di Blok Tiga, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung target produksi dan keberlanjutan industri.

Sebagai kontraktor utama, CPB membawa pengalaman dan keahlian dalam pengelolaan tambang, mulai dari pembukaan lahan, pengelolaan material, hingga penerapan standar keselamatan kerja (K3) yang ketat.

CPB berkomitmen untuk menjalankan operasi dengan efisiensi tinggi dan mematuhi regulasi pertambangan yang berlaku.

Acara First Cut ini menjadi titik awal bagi perjalanan panjang eksplorasi dan produksi di Blok Tiga. 

Melalui semangat kolaborasi antara BMB dan CPB, proyek ini diharapkan dapat berjalan sesuai target, meningkatkan produktivitas, serta memberikan dampak positif bagi seluruh pihak yang terlibat.

     

Share to

Membangun inklusivitas adalah tentang menciptakan ruang di mana setiap individu, tanpa memandang keterbatasan, dapat merasa diterima, dihargai, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.

Pesan itulah yang coba disampaikan oleh SG Finance dengan memberikan dukungan bagi teman-teman disabilitas, sebagai wujud nyata komitmen perusahaan untuk membangun masyarakat yang lebih adil dan penuh kasih.

Bentuk kepedulian yang dilakukan adalah dengan memberikan bantuan dana senilai Rp100.000.000,- (seratus juta rupiah) untuk membeli alat bantu khusus kepada Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Jakarta, yang diserahkan langsung oleh Denny Yo selaku Direktur Operasional SG Finance, pada Kamis, 28 November 2024.

Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC), merupakan organisasi nirlaba yang memusatkan layanan dalam pembinaan potensi dan kemandirian bagi penyandang disabilitas fisik, khususnya Cerebral Palsy (CP).

Penanganan disabilitas fisik di YPAC awalnya ditujukan untuk kasus polio, namun seiring perkembangan penanganan beranjak pada kasus-kasus celebral palsy dan masalah gangguan perkembangan, baik fisik maupun sensori.

Mitra kerja sama YPAC antara lain RS Cipto Mangunkusumo, EKI Dance Company, serta beberapa universitas baik negeri maupun swasta yang berhubungan dengan pendidikan, layanan keterapian, konsultasi psikologi, ortotik prostetik seperti Universitas Indonesia, Universitas Esa Unggul, Poltekkes Kemenkes dan lainnya.

Bantuan yang diberikan SG Finance nantinya akan diutamakan akan membantu 18 siswa YPAC Jakarta yang sedang membutuhkan penggunaan alat bantu khusus.

Alat bantu yang dibutuhkan pun beragam seperti AFO, meja kursi belajar, walker, kursi roda CP, adaptive wheel chair, backslap tangan, adaptive seating, adaptive electric wheel chair, chest belt, neck collar, corset scoliosis, dan alat bantu dengar.

Pemberian bantuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada siswa dan anak yang membutuhkan serta memberikan manfaat kepada masyarakat.

Share to